Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Informasi Mengenai Bukan Siapa-siapa

Hi. Balik lagi di blog ini. Aku dapet tugas buat menulis tentang diriku sendiri. Dan aku yakin, nggak cuman aku aja yang kesulitan kalo disuruh mendeskripsikan atau menceritakan tentang diri sendiri. Iya kan? Nah kebetulan, udah 10 halaman lebih aku nulis di sini tapi anehnya aku bahkan belum memperkenalkan diri atau sekedar kasih tau kalian basic profil tentang aku. WALAUPUN, aku tau, nggak ada orang yang butuh informasi ini karena ya—siapa juga sih aku ini? Tapiiii. Tapi nih ya. Barangkali, suatu saat, salah sekian tulisan yang ada di halaman ini menjadi rujukan atas sesuatu, terus pengen tau siapa otak di balik tulisannya, nah, ada jawabannya. Nggak anonim-anonim banget gitu loh maksudnya. Jadi, namaku, Aulia Putri Wulandari. Aku, biasa dan paling suka dipanggil 'Putri'. Litereli aku sebel banget kalo dipanggil selain 'Putri', apalagi sama orang yang nggak deket. Hehe. ((apalagi kalo orangnya udah tau aku ngga suka, malah dibecandain)). Nah tuh, bingung lagi aku mau ...

The Poetry is Poetrying, Eh Apa Sih?

Hai guys. Balik lagi sama aku, Putri. Kali ini aku mau mengulas salah satu puisi legendaris nan ikonik karya Taufik Ismail, yaitu "Dengan Puisi Aku". Bagi yang belum tau, nih aku spill dulu puisinya kayak gimana; Dengan Puisi Aku Karya Taufik Ismail Dengan puisi, aku bernyanyi Sampai senja umurku nanti Dengan puisi, aku bercerita Berbatas cakrawala Dengan puisi, aku mengenang Keabadian yang akan datang Dengan puisi, aku menangis Jarum waktu bila kejam meringgis Dengan puisi, aku mengutuk Nafas zaman yang busuk Dengan puisi, aku berdoa Perkenankanlah kiranya Masya Allah, puisi ini sederhana tapi tuh dalem banget nggak sih guys? Pemilihan katanya nggak terlalu berbelit-belit dan nilai poetika nya nggak tinggi banget. Tapi efek nya bisa langsung sampe ke pembaca gitu loh. Pertama denger puisi ini, aku langsung ngerasa, "Wah, segitu cintanya ya Bapak Taufik Ismail ke puisi". Sebagai seorang penyair, beliau betul-betul menjadikan puisi sebagai tempat untuk mencurahkan se...