Langsung ke konten utama

Cinta Apa Cicilan? Kok Nggak Selesai-selesai?

Pernah nggak sih kamu baca komik atau karya sastra lainnya gitu deh, terus ngerasa, “Kok ceritanya gue banget, ya?”

Nah, vibe itu yang langsung kerasa waktu baca Matahari Setengah Lingkar. Komik ini nggak cuma sekadar cerita, tapi juga punya alur yang familiar kita temui di kehidupan sehari-hari.


Komik ini tuh punya akur campuran alias maju kena mundur kena (ea). Nggak ya. Maksudnya, komik ini selain menceritakan masa sekarang yang dialami Kayra, tokoh utama, juga menceritakan kisahnya di masa lalu yang melatarbelakangi perasaan Kayra saat ini.

JADIIII, ceritanye. Kayra ni pas SMA dulu demen ama yang namanye Arka. Blio nih tipikal cowok di SMA yang gampang disukai banyak orang gitu ngerti kan. Ya gimana enggak, dia nih udah good looking, supel, ramah, suka bantu orang, supportif lagi. Awalnya Arka yang ngedeketin Kayra duluan dengan basa-basi ✨"Wah, gambar kamu bagus banget"✨ pas Kayra lagi duduk sendirian di bangku kelasnya sambil ngegambar. 


Dari situ lah, Kayra naksir Arka. Di mata dia, Arka yang saat itu menyapa dan memuji dia sambil tersenyum lebar ke arahnya itu terlihat seperi matahari, cerah, hangat. (((((MAKANYE NAMANYE MATAHARI SETENGAH LINGKAR)))))

Yang pada posisinya, Kayra itu kebalikan lah dari Arka. Kayra pendiam, pemalu, introvert, kalem, yah begitu deh. 

Seiring berjalannya waktu, Kayra dan Arka jadi deket. Apalagi karena mereka jadi panitia buat persiapan pensi sekolah. Mereka mempersiapkan banyak hal, ini dan itu, bersama-sama.


Sampai pada akhirnya si Shei, sahabatnya Kayra bareng sama Joy (yang juga sepupu Arka), tiba-tiba mulai nanya-nanya tentang Arka ke Joy.

Yaaa... pertanyaan klasik kayak, "Dia udah punya pacar belum sih?" dan "Kira-kira kalo gue nembak Arka diterima nggak ya?"

Saat itu, Joy peka tuh dan bisa ngerasain kalo Kayra naksir Arka. Ya secara ya, Joy ini pintar dan bijak (ketua kelas geng, ahay), dia juga protektif dan perhatian banget ke Kayra. Tapi di situ Kayra menyangkal dan pura-pura bodoh. 


Mulai deh dari situ Kayra mulai overthinking bahkan sampai minder. Di satu sisi dia suka banget sama Arka, tapi di sisi lain dia juga nggak mau dong terkesan 'ngerebut' cowok dari sahabatnya sendiri. Tapi akhirnya dia memilih opsi yang terakhir tuh, dia mau merelakan Arka buat Shei.

Akhirnya sikap Kayra mulai berubah pada Arka dan dia sadar itu. Pasa mereka berantem karena Arka mempertanyakan itu, di situ Arka udah bilang kalo dia suka sama Kayra. Tapi, entahlah. Kayra memilih pergi dan berhenti dekat dengan Arka.


Elah dalah, tapi kok 13 tahun kemudian si Kayra ini masih aja nyimpen perasaan ke Arka. Bahkan total udah 7 laki-laki dikenalin oleh Shei ke Kayra, tetep aja Kayra nggak suka dan mentok tuh kecintaan sama si Arka. Yaelah 13 tahun nyicil KPR juga lunas itu, canda KPR.


Padahal Shei udah minta maaf atas ketidaktahuannya itu ke Kayra, dan dia pun udah memaafkan sebenarnya. Tapi entahlah apa yang ngebuat perasaan itu nggak tuntas-tuntas. Yah, gimana mau tuntas dan selesai, kisah mereka aja belum pernah mulai. Eh....


Coba dong siapeeeee yang rilet bet ama ni kisah tunjuk hidung



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drawata: Tradisi Sastra Indonesia Unpam

Hai semuanyaaa! Ketemu lagi sama aku di halaman yang berbeda.   Tulisan kali ini agak spesial nih daripada biasanya, karena aku di sini mau review sesuatu yaitu teater. Tapi sebelum itu, ada hal yang perlu aku jelasin dulu nih ke kalian. Tentang Drawata. Drawata adalah singkatan dari Drama Warisan Tahunan. Acara ini merupakan salah satu pementasan yang diadakan oleh jurusan Sastra Indonesia Universitas Pamulang setiap tahunnya untuk memenuhi mata kuliah Kajian Seni Pertunjukan bagi mereka yang ada di semester 6. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Drawata juga diadakan di Amphiteater, Taman Kota 2 BSD, Tangerang Selatan. Terdiri dari 8 pertunjukan yang dibagi menjadi 4 hari, aku memilih untuk nonton di hari pertama, Rabu, 26 Juni 2024.   Pementasan yang dilakukan yaitu ada dua, pertama “Perempuan dan Anjing” karya Anton Chekhov yang diadaptasi dan diterjemahkan oleh kelas 06SIDE001 dan kedua “Orang Kasar” karya Anton Chekhov saduran dari W. S. Rendra. ...

JUDULNYA MUNGKIN RAMEN TIGA RIBU DASAWARSA?

  Hai. Aku kembali lagi. Kemarin, aku sama temenku pergi makan ke salah satu restoran Jepang yang baru buka di deket kampus. Murame namanya. Mereka ngejual ramen, teppanyaki, donburi, sushi, dan yakitori. Ngejual, katanya, berasa toko kelontong aja. Tapi maksudnya, itu tadi adalah menu-menu mereka. Tentu aja ditambah dengan dessert , makanan ringan, dan beverages lainnya. Dan di sini aku mau review satu-satu mulai dari tempatnya, rasanya, sampai ke pelayanannya.   Pertama, tempat. Lokasi Murame ini ada di Pamulang, deket banget sama kampus 2 Universitas Pamulang, pokoknya di sebelah Hokben. Setau aku dia emang baru buka cabang di sini bulan lalu. Cabang lainnya ada di Pasar Baru Tangerang dan Jatiasih. Kalau dari lokasi menurut aku strategis, ya. Mereka ada di tengah-tengah keramaian, di pinggir jalan, terus deket kampus swasta. Tenang, tempat parkir mereka luas. Kemarin pas aku dateng tuh kebetulan mepet jam makan malam, which is lagi rush hour , banyak banget moto...