Langsung ke konten utama

MUSTAHIL UNTUK NGGAK JAJAN, KALAU KULIAH DI UNPAM

Hai semuanya, selamat datang di blog aku!

Ini adalah pertama kalinya aku nulis blog, haha, jadi kedepannya aku nggak sabar buat berbagi keseruanku yang lainnya ke kalian semua.

 

So, yang akan menjadi tulisan pertama ku di sini adalah… jeng jeng jeng jeng…. Unpam Viktor! Yaps betul, kampus aku sendiri.

Alasan aku nulis tentang kampusku adalah karena aku mau pamer nih kalo kampus aku tuh fasilitasnya oke banget.

 

Coba deh, apa yang terlintas di benak temen-temen semua ketika denger kata Universitas Pamulang a.k.a Unpam? Pasti kampus yang biayanya murah, ya? Okay, kalian nggak salah kok. Memang betul kalau Unpam ini mematok harga yang sangat sangat murah untuk siapa saja yang mau berkuliah di sini.

Tapi, kira-kira fasilitasnya gimana? Murahan juga nggak sih?

 

Temen-temen, Unpam ini punya tiga lokasi yang berbeda. Pertama dia ada di Unpam Pusat, kedua di Viktor, dan yang ketiga ada di Witana Harja. Belum lama ini Unpam juga membuka cabang kampus baru yang berada di Kota Serang. Hmmm, seharusnya, sampai sini aja kalian udah tau dong bahwa kampus ini tuh nggak main-main?

 

Karena aku kebagian kuliah di Viktor, jadi aku mau beberin fasilitas-fasilitas top yang ada di sana nih. Pertama, ada 3 gedung dengan kelas-kelas yang nyaman buat belajar. Kebanyakan kelas tempat perkuliahan berlangsung itu ada di gedung A dan B yang masing-masing terdiri dari 10 lantai plus satu lantai basement. Untuk gedung C, dia ada 12 lantai (+1 basement) dengan lantai 1-6 sebagai parkiran dan lantai 8 sebagai perpustakaan.

Perpustakaannya juga nggak kaleng-kaleng loh! Buku referensi berjejer rapi dan lengkap, tempat duduk dimana-mana dan nyaman, tersedia computer, wifi, juga AC biar kita semua nyaman belajarnya.

Semua gedung Unpam Viktor juga udah dilengkapi dengan lift yang menjangkau semua lantai, bahkan ada eskalator juga di gedung B.

 

Unpam juga punya auditorium yang sangat luas dan memadai kalau ada acara seperti wisuda, seminar, ataupun orientasi mahasiswa baru. Di sana juga ada teleconference loh, temen-temen! Kalian juga bisa sholat di Masjid Darul Ulum atau di musholla-musholla yang terdapat di setiap lantai ganjil gedung A dan B.

Buat yang mau nongki-nongki santai, kalian bisa langsung take a seat aja nih di Taman Maerokoco. Aku saranin kalian ke sana di jam 5 sore menjelang maghrib, sih, karena siapa tau kalian bisa dapet rezeki ngeliat sunset yang aesthetic pol.



Eits, jangan sedih, gong nya belum dateng nih.

Yang paling bikin betah selama aku kuliah di unpam adalah… tempat jajannya banyak banget! Hahahaha!

Jujur aja deh, kalo perut keroncongan, mana bisa kita semangat belajar? Kalo pilihan makanannya sedikit, bosen dong jadinya? Apalagi kalo ngga enak, duh…. Auto bad mood seharian deh.

 

Tapi itu nggak bakal terjadi selama temen-temen berkuliah di Universitas Pamulang. Unpam punya tiga kantin yang terletak di lantai 1, basement, dan sebelah masjid. Pilihan menunya buanyaaakkk banget dan kalian bisa pilih aja kantin mana yang sesuai lidah kalian. Di luar Unpam juga ada 3 kantin lain yang mengelilingi loh!

 

Dan yang paling menarik, di dalem Unpam ada mini market dan kafe! Iya, ini serius, nggak boong, nggak clickbait.

Di dalem Unpam itu ada Tomoro Coffe buat kalian yang butuh asupan kafein dan tempat nongkrong asik, juga ada Lab Store Omi kalo kalian pengen jajan dan beli kebutuhan rumah. Di situ kalian juga bisa seduh mie instan tau~ Udah kayak mini market di luar negeri aja ya?!

 

Oh iya! Satu lagi! Bahkan di beberapa lantai, kalian bisa nemuin vending machine….

Ini superduper extra mega serius….

 

Jujur sebagai mahasiswa Unpam sendiri aja aku masih kaget dan belum terbiasa sama fasilitas Unpam yang jor-joran ini, terutama di bagian konsumsi mahasiswa nya, wkwkwk.

Kalo kalian mau liat campus tour nya, penasaran gimana wujudnya, boleh langsung dikepoin aja yuk dengan mampir di channel Youtube aku di sini!

 

Makasih ya semuanya udah baca diary pertama ku ini~ Sampai jumpa di halaman berikutnyaa~!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta Apa Cicilan? Kok Nggak Selesai-selesai?

Pernah nggak sih kamu baca komik atau karya sastra lainnya gitu deh, terus ngerasa, “Kok ceritanya gue banget, ya?” Nah, vibe itu yang langsung kerasa waktu baca Matahari Setengah Lingkar. Komik ini nggak cuma sekadar cerita, tapi juga punya alur yang familiar kita temui di kehidupan sehari-hari. Komik ini tuh punya akur campuran alias maju kena mundur kena (ea). Nggak ya. Maksudnya, komik ini selain menceritakan masa sekarang yang dialami Kayra, tokoh utama, juga menceritakan kisahnya di masa lalu yang melatarbelakangi perasaan Kayra saat ini. JADIIII, ceritanye. Kayra ni pas SMA dulu demen ama yang namanye Arka. Blio nih tipikal cowok di SMA yang gampang disukai banyak orang gitu ngerti kan. Ya gimana enggak, dia nih udah good looking, supel, ramah, suka bantu orang, supportif lagi. Awalnya Arka yang ngedeketin Kayra duluan dengan basa-basi ✨"Wah, gambar kamu bagus banget"✨ pas Kayra lagi duduk sendirian di bangku kelasnya sambil ngegambar.  Dari situ lah, Kayra naksir Arka...

Drawata: Tradisi Sastra Indonesia Unpam

Hai semuanyaaa! Ketemu lagi sama aku di halaman yang berbeda.   Tulisan kali ini agak spesial nih daripada biasanya, karena aku di sini mau review sesuatu yaitu teater. Tapi sebelum itu, ada hal yang perlu aku jelasin dulu nih ke kalian. Tentang Drawata. Drawata adalah singkatan dari Drama Warisan Tahunan. Acara ini merupakan salah satu pementasan yang diadakan oleh jurusan Sastra Indonesia Universitas Pamulang setiap tahunnya untuk memenuhi mata kuliah Kajian Seni Pertunjukan bagi mereka yang ada di semester 6. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Drawata juga diadakan di Amphiteater, Taman Kota 2 BSD, Tangerang Selatan. Terdiri dari 8 pertunjukan yang dibagi menjadi 4 hari, aku memilih untuk nonton di hari pertama, Rabu, 26 Juni 2024.   Pementasan yang dilakukan yaitu ada dua, pertama “Perempuan dan Anjing” karya Anton Chekhov yang diadaptasi dan diterjemahkan oleh kelas 06SIDE001 dan kedua “Orang Kasar” karya Anton Chekhov saduran dari W. S. Rendra. ...

JUDULNYA MUNGKIN RAMEN TIGA RIBU DASAWARSA?

  Hai. Aku kembali lagi. Kemarin, aku sama temenku pergi makan ke salah satu restoran Jepang yang baru buka di deket kampus. Murame namanya. Mereka ngejual ramen, teppanyaki, donburi, sushi, dan yakitori. Ngejual, katanya, berasa toko kelontong aja. Tapi maksudnya, itu tadi adalah menu-menu mereka. Tentu aja ditambah dengan dessert , makanan ringan, dan beverages lainnya. Dan di sini aku mau review satu-satu mulai dari tempatnya, rasanya, sampai ke pelayanannya.   Pertama, tempat. Lokasi Murame ini ada di Pamulang, deket banget sama kampus 2 Universitas Pamulang, pokoknya di sebelah Hokben. Setau aku dia emang baru buka cabang di sini bulan lalu. Cabang lainnya ada di Pasar Baru Tangerang dan Jatiasih. Kalau dari lokasi menurut aku strategis, ya. Mereka ada di tengah-tengah keramaian, di pinggir jalan, terus deket kampus swasta. Tenang, tempat parkir mereka luas. Kemarin pas aku dateng tuh kebetulan mepet jam makan malam, which is lagi rush hour , banyak banget moto...