"Tugas akhir yang baik adalah yang selesai. Jadi, selesaikanlah tugas akhirnya dengan baik." - Anies Rasyid Baswedan.
Nggak sih, aku nggak mau bahas skripsi AWOAAWOAKWOK. Cuman emang lagi putus asa aja hik masalah skripsi-skripsi ini hik, kayak, hik. Stuck mulu hik.
Tapi ngga papa, yang namanya hidup itu pasti ada aja ujiannya, kayak cerita komik yang satu ini nih (ASEEEKKKK mantep bat ini bridging-nya).
Matahari 1/2 Lingkar, itu judul komiknya. Mungkin banyak dari temen-temen di sini yang udah familiar sama Webtoon yang satu ini yahh, aku yg ketinggalan kereta, mwehehehehe.
Jujur aku baru baca cerita ini bulan Maret kemarin karena tugas mata kuliahku. Ternyata, seru, omg.
Jadi, Matahari 1/2 Lingkar ini adalah komik digital yang diterbitkan di Webtoon karya Chairunnisa. Webtoon ini bercerita tentang Kayra yang mengagumi Arka sejak mereka duduk di bangku SMA. Kayra mengibaratkan Arka sebagai matahari, karena senyumnya yang menyenangkan, ramah, dan hanga selalu mengarah pada Kayra ini berarti besar pada Kayra yang pemalu dan pendiam.
Mereka melewati hari-hari bersama di bangku SMA sampai akhirnya Kayra menaruh perasaan pada Arka. Namun semua itu terpaksa harus pupus ketika Kayra mengetahui bahwa sahabatnya, Shei, ternyata juga menaruh perasaan pada Arka.
Kayra terpaksa memendam perasaannya karena tidak ingin membuat Shei sedih, terlebih ketika ia tahu bahwa Shei hendak mengungkapkan perasaannya pada Arka. Tak disangka, Arka juga menaruh perasaan pada Kayra dan mengungkapkannya di hari yang sama.
Kayra yang diliputi pertimbangan itu akhirnya memilih untuk mengabaikan pengakuan dari Arka dan mulai menjauhi Arka.
Hingga akhrinya 13 tahun kemudian, saat Kayra tetap menyimpan rapat perasaan itu seorang diri tanpa ada pengganti siapapun di dalamnya, ia bertemu kembali dengan Arka di suatu kebetulan yang tak terduga.
Menurutku, cerita ini terasa sangat dekat dan akrab karena tak jarang terjadi di lingkungan sekitar kita. Aku pribadi sih ngga pernah ya jadi Kayra, Arka, atau Shei. Tapi, aku banyak tau bahwa beberapa teman-temanku pernah mengalami kejadian ini.
Ada yang memilih pergi, ada yang memilih perjuangkan, bahkan ada yang memilih untuk mundur sebelum berperang.
Tidak ada yang salah di sini. Semua hanya tentang waktu.
Tapi, kalau kalian ada di peristiwa yang sama, apa pilihan yang akan kalian ambil?
Pas baca komik ini, aku merasa waktu berlalu begitu cepat. Seru, karena gambarnya divisualisasikan dengan hangat, khas gaya gambar Indonesia yang sudah memasuki era modern. Balon dialognya juga ditempatkan dengan jelas sehingga kita bisa mengikuti alur percakapannya.
Mungkin satu yang jadi kekurangan. yaitu penempatan pergantian alurnya yang tidak konsisten. Ini membuat aku bingung karena terkadang cerita dimulai dari kanan, ada juga yang dari kiri.
Untuk buku cetak dari Matahari 1/2 Lingkar ini sendiri sih kayaknya belum mencakup keseluruhan cerita, ya. Karena dari yang aku baca, ceritanya menggantung banget. Pas aku cek di Webtoon-nya padahal cerita ini udah selesai.
Mungkin memang akan ada kelanjutan versi cetaknya ya di tahun-tahun berikutnya.
Kita tunggu aja.
Komentar
Posting Komentar